penyebab rambut rontok

Mengenal Faktor Penyebab Rambut Rontok yang Paling Sering Terjadi

Posted on

Bagi hampir semua orang, kerontokan rambut merupakan sebuah masalah serius yang harus segera diatasi secepatnya. Meskipun dapat teratasi, namun apabila penyebab rambut rontok tidak ditanggulangi, maka masalah ini bisa terjadi lagi bahkan hingga berulang-ulang. Karena itu jangan hanya mencari metode untuk mengatasinya saja, melainkan juga perlu tahu faktor apa saja yang membuat rambut jadi mudah rontok.

  1. Gangguan pada hormon

Terdapat beberapa jenis hormon yang bisa membuat rambut cepat rontok. Hormon ini antara lain alopesia androgenetik, dihydro testosterone atau DHT dan alopesia areata. Apabila terjadi gangguan pada salah satu apalagi di semua hormon tersebut, bukan hanya kerontokan rambut saja yang akan terjadi, namun juga kebotakan total di kepala.

Untuk mengatasinya, tidak ada pilihan lain kecuali memeriksakan diri ke dokter maupun ahli kecantikan. Sehingga dapat segera diketahui cara terbaik untuk menormalkan kembali kinerja hormon-hormon tersebut.

  1. Asupan gizi dan vitamin

Faktor kedua yang menjadi penyebab rambut rontok adalah asupan gizi dan vitamin dalam tubuh. Sebagaimana bagian tubuh lainnya, rambut juga selalu membutuhkan vitamin dan gizi. Apabila asupannya berkurang pasti rambut tersebut akan berubah jadi kering dan kusam. Jika hal ini dibiarkan terus, akibatnya rambut akan mudah rontok dan sulit tumbuh kembali.

  1. Pemakaian bahan kimia

Rambut memang merupakan unsur dari kecantikan atau ketampanan seseorang. Karena itulah banyak yang menata rambutnya dengan model-model tertentu agar terlihat lebih keren. Tetapi sayangnya, langkah ini sering disertai dengan pemakaian bahan-bahan kimia seperti pewarna rambut, hair spray dan sebagainya.

Jika hal ini terlalu sering dilakukan, akan membuat rambut jadi sakit dan tidak sehat. Setelah itu lama kelamaan bisa memudar kesegarannya lalu rontok dan menimbulkan kebotakan. Jadi sebaiknya penggunaan bahan-bahan kimia tersebut dihindari atau minimal dikurangi.

  1. Penggunaan alat penataan rambut

Selain bahan kimia yang digunakan, alat untuk menata rambut juga sering menjadi penyebab rambut rontok meskipun sebelumnya rambut tersebut sehat dan kuat. Beberapa contoh alat untuk penataan rambut yang bisa membuat rambut jadi tidak sehat antara lain hair dryer, alat catok dan alat untuk mengeritingkan rambut.

Penggunaan alat-alat tersebut akan menjadikan akar rambut mudah mengering dan batangnya jadi lebih gampang patah. Jika kondisinya tidak terlalu memaksa, disarankan untuk tidak usah lagi menggunakan semua peralatan tersebut.

  1. Malas keramas

Malas atau jarang melakukan keramas menjadi faktor penyebab rambut rontok berikutnya. Jika jarang dibersihkan atau dikeramasi, rambut akan selalu berada dalam kondisi lembab dan punya kandungan minyak lebih tinggi dari kebutuhan. Ditambah lagi dengan pancaran cahaya matahari, membuat rambut makin berkeringat.

Akibat dari semua ini, batang dan akar rambut akan melemah kekuatannya. Selanjutnya dapat ditebak akibatnya yaitu mudah rontok. Jadi harus selalu diusahakan agar rambut dikeramasi, paling sedikit 3 kali seminggu.

  1. Ikatan rambut yang terlalu kencang

Untuk mempercantik penampilan, tidak sedikit wanita yang menggunakan ikatan atau kuncir rambut. Apalagi jika rambutnya lebih panjang. Hal ini merupakan hal yang wajar saja bahkan tidak dilarang.

Namun perlu diingat, jangan mengikat rambut terlalu kuat atau kencang. Ikatan rambut yang sangat kencang akan membuat akarnya mudah tertari keluar dari kulit kepala. Akibatnya akar tersebut akan tercabut dari tempatnya dan pada akhirnya akan memicu terjadinya kerontokan.

  1. Penyakit dan konsumsi obat-obatan tertentu

Terdapat beberapa jenis serangan penyakit yang dapat mengakibatkan rambut menjadi mudah rontok bahkan botak di kepala. Diantaranya yaitu penyakit diabetes, lupus, sindrom down dan penyakit hopertiroidisme. Semua penyakit tersebut dapat menimbulkan kerontokan di rambut dalam waktu yang sangat singkat.

Hal ini juga seringkali terjadi ketika seseorang sedang menjalani proses pengobatan maupun proses penyembuhan suatu penyakit seperti kemoterapi. Termasuk juga ketika mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Namun hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Karena setelah proses penyembuhan selesai dijalankan dan konsumsi obat-obatan sudah dihentikan, kerontokan rambut tersebut juga ikut terhenti. Setelah itu rambut akan tumbuh kembali meski kadangkala butuh waktu yang cukup lama hingga berbulan-bulan.

Itulah beberapa faktor dan penyebab rambut rontok yang paling sering dialami oleh banyak orang. Selain itu saat sedang mengalami tekanan jiwa dan stress, juga bisa memicu terjadinya kasus rambut mudah rontok. Karena itu harus selalu diusahakan agar pikiran tetap tenang dan rileks meski sedang menghadapi masalah besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *